HOT NEWS

Tips Memotret Sunrise dan Sunset

Tips Memotret Sunrise dan Sunset dari Johntefon

Bahagia Menjadi Seorang Guru

Perasaan bahagia bagi seorang GURU..

Isi Surat Abraham Lincoln

Berikut adalah sebuah surat yang ditulis sendiri oleh Abraham Lincoln (1809-1865; negarawan AS) kepada Kepala Sekolah putranya.

Kisah Anak Penderita Kanker Otak

Sebuah penyakit mematikan sering kali mampu mengubah karakter dan pandangan si penderita terhadap dunia dan kehidupan secara keseluruhan.

Mengenal Animasi

Film animasi adalah film yang membuat benda mati atau diam seperti gambar,mainan dll nampak seperti bergerak atau hidup.

Jumat, 13 Juli 2012

Makanan Sehat yang Harus Anda Makan


By Rachael Anne Hill | The Slim Down 

Ahli gizi Yahoo!, Rachael Anne Hills, mengidentifikasi empat makanan sehat kaya nutrisi yang harusnya kita makan tetapi sering lupa dilakukan. 

Quinoa 
Meskipun sering disebut gandum, quinoa (dieja keen-wah) sebenarnya adalah biji-bijian. Banyak tersedia di toko kesehatan dan supermarket, quinoa dapat dimasak dan dimakan dengan cara yang sama seperti beras. Makanan ini mengandung semua asam amino esensial (asam amino yang tidak dapat dibuat oleh tubuh Anda), sehingga bisa menjadi sumber protein yang lengkap untuk vegan dan vegetarian. 

Quinoa rendah lemak namun kaya serat penurun kolesterol dan merupakan sumber vitamin B yang dibutuhkan untuk perbaikan sel-sel tubuh dan metabolisme yang efisien. Quinoa mengandung zat besi (mineral yang dibutuhkan wanita) yang memberikan energi, kalsium untuk tulang yang kuat dan kalium, yang dapat membantu untuk mengurangi tekanan darah tinggi. 

Makanan ini juga merupakan sumber magnesium, yang dapat mengurangi frekuensi sakit kepala dengan membantu merelaksasi pembuluh yang memasok darah ke otak. Singkatnya, quinoa adalah makanan sehat dan dapat dipergunakan untuk diet Anda sebagai pilihan yang cerdas dan lezat. 

Minyak rapa
Minyak rapa pemerasan mekanik (pemerasan mekanik berarti minyak diekstraksi secara alami dari tanaman menggunakan suhu ruangan tanpa penambahan bahan kimia apapun) memiliki tingkat omega-3, 6 dan 9 seimbang. Ketiganya membentuk asam lemak esensial yang penting untuk menurunkan kolesterol, mengurangi peradangan yang dapat menyebabkan penyakit jantung dan penuaan dini, meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan gizi bagi kulit, rambut, tulang dan sendi. 

Rapa juga memiliki setengah lemak jenuh dan sepuluh kali omega-3 dari yang ada di minyak zaitun dan merupakan sumber vitamin E yang sangat baik untuk kulit. Campurkan minyak rapa dengan salad, nasi atau hidangan pasta atau campurkan dengan balsamic vinegar, bawang putih dan sedikit madu untuk saus salad yang lezat. 

Kepiting 
Kepiting dapat membuat Anda ramping karena rendah kalori (kepiting empat ons hanya memiliki 98 kalori), rasanya lezat dan memiliki lemak di bawah dua gram per porsi, baik juga untuk jantung. 

Meskipun memiliki kandungan kalori yang rendah, kepiting adalah sumber protein yang mengenyangkan dan lezat. Kepiting juga merupakan sumber yang baik dari omega-3 yang membantu menurunkan trigliserida (jenis lemak yang dapat ditemukan dalam darah dan merupakan hasil uraian tubuh pada makanan yang mengandung lemak dan kolesterol) dan tekanan darah serta mengurangi risiko penyakit jantung. 

Omega-3 juga dianggap dapat mengurangi peradangan, meningkatkan fungsi kekebalan tubuh dan bahkan menurunkan risiko terhadap beberapa jenis kanker. Cobalah topping salad dengan campuran daging kepiting segar atau sebagai alternatif menambahkan daging kepiting kalengan untuk kue ikan atau pie ikan. 

Lobak
Sayuran berukuran kecil ini mengandung nutrisi yang disebut glucosinolate (senyawa yang menyebabkan rasa pahit, pedas, yang bersifat sebagai antikanker), yang juga terdapat dalam brokoli dan kubis. Glucosinolate membantu meningkatkan enzim detoksifikasi dalam hati, memiliki sifat antikanker dan membantu pencernaan. Lobak hanya mengandung satu kalori dan memiliki banyak serat sehingga mereka bagus untuk mengecilkan pinggang. 

Dengan memakan 10 lobak, Anda  akan mendapatkan 25 persen vitamin C harian dan daun lobak, yang dapat dimakan, mengandung enam kali lebih banyak vitamin C. Tambahkan lobak pada salad musim panas untuk menambahkan rasa pedas tambahan atau menambahkan mereka ke hummus (makanan khas Timur Tengah) dan tzatziki.

Selasa, 10 Juli 2012

Kita Miskin Bukan Karena Tuhan



Apakah Anda merasakan bahwa Anda sudah bekerja keras tetapi hasilnya biasa-biasa saja? Atau bahkan anda merasa sudah bekerja selama lebih dari 5 tahun tetapi merasakan seperti bekerja 1 tahun diulang 5 kali? Yang artinya anda bekerja hal yang sama berulang kali selama 5 tahun bekerja dan tidak ada perubahan yang anda kerjakan? Saya juga dahulu juga merasakan hal yang sama berulang kali. Bahkan dalam training motivasi dan supercamp The Secret of wealthy Mindset saya, saya menemukan banyak yang mengalami seperti ini. Kok kenapa bisa begitu? Padahalkan sudah buat yang terbaik. Bahkan saya ada salah satu klien yang saya coach secara personal pernah menanyakan,"kok hidup saya tetap seperti ini, padahal saya sudah hidup yang baik sesuai ajaran agama tapi kok ya hidup saya tetap seperti ini. Apa yang salah pada hidup saya?" Sebenarnya pertanyaan ini juga pernah muncul dalam hidup saya dan keluarga saya. Sampai saya menemukan jawabannya. Dan hidup saya berubah drastis begitu juga kehidupan klien bahkan peserta workshop saya. Saya tidak akan memberikan jawaban lengkap disini, anda bisa membaca terus tulisan saya dan temukan jawabannya.


Pertanyaan diatas sebenarnya coba kita merefleksikan kembali, apakah anda sudah pernah meminta kepada Tuhan? Meminta yang benar. Bahkan sudahkah anda believe (meyakini) dan Faith (mengimani) yang anda minta? Ini adalah bagian yang cukup berat adalah mengimani. Ketika anda sudah mengimani yang anda minta kepada Tuhan, harusnya sudah tidak ada lagi ketakutan dan mempertanyakan hasilnya. Serahkan semuanya kepada Tuhan. W Clement Stone dan Napoleon Hill pernah mengatakan dalam bukunya Success through A Positive Mental Attitude bahwa ada efek kalimat pasif dan aktif. Seperti contoh kalimat "pasrah" menurut mereka adalah pasif sedangkan "Mengimani" adalah Aktif. Dan mereka menganjurkan untuk cenderung menggunakan kalimat aktif untuk pengaruh dalam pikiran kita.

Ada seorang yang lahir dari lingkungan miskin dan mereka terus hidup dalam kemiskinan bahkan sepertinya mereka sudah pasrah dengan kondisi kehidupan mereka di Louisiana, USA. Mereka meyakini bahwa hidup menjadi lebih kaya dan sukses adalah mustahil menurut mereka. Ada seorang anak kecil bernama SB Fuller, Ibunya adalah seorang yang luar biasa. Dia pernah mengatakan kepada SB Fuller begini, "We are poor, Not because of God" yang artinya adalah "ya Memang kita miskin, tetapi bukan karena Tuhan yang membuat kita miskin." Ibunya meyakini bahwa Tuhan itu baik dan selalu baik. God is always Good God. Bahkan ibunya sangat keras kepada anaknya dan mengatakan "seharusnya kita tidak semiskin ini, dan jangan pernah sekalipun saya mendengar dari kamu bahwa itu kehendak Tuhan bahwa kita miskin. Ya, kita miskin bukan karena Tuhan. Kita miskin karena ayahmu tidak pernah mengembangkan dirinya untuk menjadi kaya. Tidak ada satupun orang dari keluarga kita bahkan yang ingin mengembangkan diri menjadi apapun. Bahkan tak seorangpun berhasrat menjadi lebih makmur dan sukses dalam dirinya. Maka karena motivasi ibunya, akhirnya anak ini mempunyai keyakinan yang mendalam dipikiran SB Fuller. Lalu beliau berkarir menjadi penjual sabun selama 12 tahun dan akhirnya mempunyai 7 perusahaan dan 4 diantaranya perusahaan kosmetik dan 1 perusahaan koran. Ini terjadi karena dia selalu menanamkan apa yang dikatakan ibunya "kita miskin bukan karena Tuhan. Kita miskin karena ayahmu tidak pernah mengembangkan dirinya untuk menjadi kaya. Tidak ada satupun orang dari keluarga kita bahkan yang ingin mengembangkan diri menjadi apapun. Bahkan tak seorangpun berhasrat menjadi lebih makmur dan sukses dalam dirinya." Semua kembali kepada mindset anda, apa yang anda mau tentukan buat hidup anda. Anda yang memilih ingin dan mau menjadi apa. Buatlah selalu berhasrat untuk sukses dan mengimani bahwa Tuhan akan membantu.

Ada seorang pendeta yang sedang menyiapkan khotbahnya untuk perayaan kebaktian hari minggu. Lalu datanglah anaknya yang ingin mengajak ayahnya untuk bermain. Kemudian ayahnya mengatakan, wah ayah tidak bisa. Karena ayah ingin menyiapkan khotbah ini. Tetapi sang anak merengek-rengek terus ingin mengajak ayahnya bermain. Akhirnya sang Ayah memutuskan untuk mengambil koran dan mengambil satu gambar bola dunia. Dan ayahnya robek kertas tersebut menjadi kecil-kecil dan sambil mengatakan kepada anaknya, "hi Nak, coba kamu tempel gambar ini ya. Setelah selesai menempel baru ayah ajak main." Sang Pendeta ini meyakini bahwa paling tidak anaknya membutuhkan 1 jam untuk menyelesaikannya dan menurutnya, 1 jam adalah waktu yang cukup untuk menyelesaikan khotbahnya. Lalu 15 menit kemudian, anaknya kembali kepada ayahnya dengan begitu gembiranya. Dan mengatakan,"ayah-ayah, ini sudah selesai saya tempel." Ayahnya kaget, loh kok cepat sekali. Apa yang kamu lakukan? lah khotbah ayah saja belum selesai. Anak itu lalu mengatakan,"mudah ayah, saya balik kertas tersebut lalu ada gambar orang disana lalu saya tempel sambil melihat bolak balik. Lalu dia mengatakan "jika orangnya benar, maka dunianya akan benar juga, yah (If the man is right, the world is right). Ayahnya kaget dan tersenyum, iya betul jika orang tersebut berpikir benar maka dunia akan benar dengan sendirinya. Wah, bisa ayah gunakan khotbah ini untuk besok minggu.

Betul, kadang kita berpikir bahwa dunia ini kejam, orang lain jahat, semua tidak beres. Itu tergantung anda orangnya. Bila anda berpikir dengan benar atau dari perspektif yang benar maka hasilnya akan benar juga. Atau istilah Carl Jung, "Your perception is your projection" apa yang anda persepsikan maka itu yang anda projeksikan. Bahkan Zig Ziglar pernah mengatakan,"kegagalan seorang sales dalam menjual bukan saat ketemu dengan customernya. Kegagalan seorang sales terjadi saat perjalanan dari kantor menuju ke tempat customer." Ini juga pernah terjadi dalam awal-awal karir saya, ketika saya berpikiran bahwa orang yang saya telpon akan marah-marah atau menolak saya, maka itu yang akan terjadi. Jika saya berpikir sebaliknya, kecenderungan lebih positif lebih besar efeknya. Semua kembali ke pikiran anda yang menjadikan sebuah persepsi yang akan berakibat pada kehidupan nyata.

Bagaimana dengan kalian?

Salam Mind-logy

Antonius Arif
The Maximum Peak Performance by Mind-logy
www.antoniusarif.com

Minggu, 08 Juli 2012

Fisikawan Indonesia Terlibat Dalam Penemuan Partikel Tuhan

Oleh : Famega Syavira Putri

Fisikawan Indonesia, Suharyo Sumowidagdo, terlibat dalam penemuan partikel yang dijuluki sebagai partikel Tuhan, Higgs boson. Lembaga penelitian nuklir Eropa Conseil Europeene pour la Recherche Nucleaire atau CERN mengumumkan penemuan Higgs boson pada 4 Juli 2012.

Dunia fisika dikejutkan dengan penemuan partikel Higgs Bosson. Selama ini keberadaan partikel ini hanya ada dalam model teori standar. "Tanpa partikel ini tak ada akan ada berat, maka tak ada alam semesta. Tak akan ada apa-apa," kata Haryo saat diwawancara melalui voice chat, 5 Juli 2012.

Partikel Tuhan adalah partikel terakhir dalam teori model standar. Ilmuwan mulai mencarinya sejak tahun 1964. Dalam model ini, alam semesta tercipta dari 12 partikel dasar dan enam pembawa gaya. Sebelumnya, baru lima partikel pembawa gaya yang ditemukan. 

"Selama ini kita melihat benda-benda yang punya berat, ada gravitasi yang membuat bumi berputar. Artinya, harus ada sesuatu yang menghasilkan massa untuk partikel-partikel itu," kata pria kelahiran Tabanan, Bali ini. Sebuah partikel Higss bisa mempengaruhi massa jutaan partikel lain. Selama ini dia selalu ada di seluruh alam semesta, tapi baru ditemukan.



Haryo adalah satu dari dua fisikawan Indonesia yang terlibat dalam penelitian ini. Fisikawan lain, Rahmat Rahmat, bekerja dari laboratorium Fermilab di Amerika Serikat. Adapun Haryo bekerja di laboratorium CERN di Jenewa, Swiss.

Menemukan partikel ini bukan hal yang mudah. Ribuan peneliti yang ada dalam dua kelompok, ATLAS dan CMS, bekerja bersama untuk menemukan partikel tersembunyi ini. "Ini bukan hasil kerja segelintir orang tapi kolaborasi banyak lembaga dari puluhan negara," kata dia. 

Haryo terlibat dalam penelitian CMS di Jenewa, Swiss, untuk menemukan Higgs boson. "Saya bertanggungjawab untuk memastikan komponen detektor beroperasi. Komponen detektor itu harus terus dipelihara, untuk bisa mendeteksi partikel," kata doktor berusia 36 tahun ini.

Lulus sarjana dan master di Universitas Indonesia, Haryo kemudian mendapatkan beasiswa untuk program doktoral di Florida State University tahun 2001. Di situlah dia mulai terlibat dalam pencarian Higgs Boson, berkolaborasi dengan Fermilab. Pada Januari 2009, Haryo menjadi bagian dari tim CERN di Swiss. 

Haryo juga berperan dalam pengambilan data dari percobaan yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun ini. Dia juga disibukkan dengan kolaborasi dengan peneliti-peneliti lain serta diskusi dengan peneliti yang lain. Dia juga terlibat dalam beberapa percobaan lain mengenai fisika partikel.

Pencarian Higgs boson dilakukan dengan mesin Large Hadron Collider yang beroperasi selama 24 jam, tujuh hari seminggu. Haryo sendiri bekerja tak kalah keras, biasanya dimulai pukul delapan pagi hingga sebelas malam.

"Ilmuwan itu dinilai dari produktivitasnya, seperti pengusaha. Kalau tak kerja sebanyak-banyaknya, sulit untuk menang dari peneliti lain," kata Haryo yang gemar memotret saat senggang. Selain meneliti, Haryo juga menguasai ilmu teknik. Pasalnya, alat penelitian ilmuwan partikel tak bisa dibeli di supermarket terdekat. Mereka harus bisa membuat alatnya sendiri, atau setidaknya tahu cara memelihara dan merawatnya.

Lalu apa sebenarnya guna penemuan partikel Higgs boson untuk umat manusia? "Ini penemuan yang ada di luar imajinasi kita. Pengetahuan baru yang ilmuwan pun belum tahu apa kegunaan praktisnya," kata pemegang gelar doktor dari Florida State University ini. Kegunaan praktis itu mungkin belum akan diketahui dalam puluhan bahkan ratusan tahun ke depan. 

Haryo mencontohkan, penemuan ini seperti teori relativitas Einstein yang ketika diumumkan tujuh puluh tahun lalu belum bisa dipahami. Kini, GPS bekerja berdasarkan teori itu. Tanpa teori Einstein, GPS tak akan bisa menunjukkan lokasi dengan tepat dan akan meleset 50 hingga 100 meter. 

"Bagi ilmuwan, mendapat pengetahuan baru tentang dunia dimana kita hidup, akan membawa apresiasi lebih kepada hidup ini," kata Haryo yang saat dihubungi tengah menghadiri konferensi International Conference for High Energy Physics di Melbourne.

Penemuan Higgs boson istimewa bagi Haryo karena penemuan ini mengingatkannya pada kejadian yang menginspirasi dia menjadi seorang fisikawan partikel. 18 tahun lalu, seorang fisikawan Indonesia bernama Stephan van den Brick ikut membuktikan adanya partikel quark top, salah satu partikel yang juga mendukung model standar.

"Waktu itu saya baru diterima di UI, tak tahu apa-apa. Saya takjub bahwa ada lulusan UI yang bisa menjadi bagian dari penemuan menakjubkan itu," kata dia. Guntingan koran tahun 1994 itu masih disimpannya hingga sekarang. 



Kini, Haryo benar-benar mencapai cita-citanya. Dia ikut menemukan partikel Higgs boson, keping terakhir model standar, kunci dari rahasia besar alam semesta. Namun kerja belum selesai. Penemuan ini baru awal pekerjaan panjang para ilmuwan.

Karenanya, Haryo berharap, penemuan ini menginspirasi anak muda Indonesia untuk menjadi fisikawan.  "Semuanya mungkin asal mau bekerja keras. Jangan takut mencoba dan meninggalkan zona nyaman," kata Haryo.

Selasa, 03 Juli 2012

Bill Gates: Anak Sekolah Tak Cocok Pakai Tablet



TEMPO.CO , Jakarta - Dengan berbagai kelebihan yang dimilikinya, perangkat komputer tablet kini menjadi salah satu pilihan untuk meningkatkan kualitas belajar-mengajar di sekolah.

India, misalnya, telah meluncurkan Aakash, tablet murah yang khusus diperuntukkan bagi pelajar di negeri Bollywood tersebut.

Namun kata pendiri Microsoft, Bill Gates, ternyata tablet tak cocok digunakan di sekolah.

Dikutip dari situs teknologi The Verge, Senin, 2 Juli 2012, ia menyebut permasalahan yang dihadapi tablet adalah perangkat ini tidak memiliki keyboard, sehingga mempersulit siswa untuk melakukan kegiatan yang bersifat interaktif.

"Di sekolah siswa tidak hanya membaca. Mereka seharusnya juga belajar dengan menulis dan berkomunikasi," ujarnya dalam wawancara dengan Chronicle of Higher Education.

Dibanding tablet, Gates menyebutkan bahwa PC berharga murah lebih cocok digunakan di sekolah karena lebih mampu menghadirkan unsur interaktif tersebut.

Ia juga menyebutkan bahwa sekadar menghadirkan perangkat teknologi dalam kegiatan sekolah bukanlah keputusan yang baik bila tidak diimbangi dengan perubahan kurikulum dan penyesuaian oleh guru.

Di luar itu, ia menyebut bahwa saat ini perangkat teknologi bukanlah menjadi masalah utama, melainkan akses Internet yang terbatas.

"Akan sangat menarik bila ada kebijakan khusus yang mempermudah orang untuk mengaksesnya," katanya.
THE VERGE | PC WORLD | RATNANING ASIH

Pemimpin Berkarakter


Sukses seorang pemimpin ditentukan oleh pilihan-pilihan dan tindakan-tindakan yang ia ambil dalam menyikapi dan menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi organisasi. Pilihan dan tindakan itu diambil berdasarkan nilai-nilai moral dan etis yang ia yakini. Sukses seorang pemimpin sangat diwarnai oleh karakter dari si pemimpin. Bahkan saya berani mengatakan esensi dasar sukses kepemimpinan adalah karakter-karakter utama yang dimiliki si pemimpin. Character is the foundation for leader's all true success.

Apa itu karakter kepemimpinan? Saya mendefinisikannya sebagai "kualitas personal dari seorang pemimpin yang terbentuk melalui akumulasi tindakan-tindakan yang mengacu kepada nilai-nilai moralitas dan etik" yang diyakini oleh seorang pemimpin. Karakter tak cukup dibentuk melalui ucapan-ucapan. Karakter terbentuk melalui ucapan, pikiran, dan tindakan riil yang akhirnya menentukan siapa si pemimpin itu sesungguhnya ("who he is").

Pemimpin hebat selalu memiliki kualitas karater yang baik dan kuat. Apa itu pemimpin yang memiliki kualitas karakter baik dan kuat? Yaitu pemimpin yang berpikir, bersikap, dan bertindak mengikuti nilai-nilai inti universal yang baik seperti seperti kejujuran, keterpercayaan, tanggung-jawab, kepedulian kepada negara, dan lain-lain.

Mother Teresa misalnya memiliki karakter yang kuat sebagai pemimpin yang peduli, empati, dan kasih pada orang lain . Martin Luther King dikenal memiliki karakter kuat sebagai pemimpin yang memiliki keteguhan dalam memegang prinsip. Tokoh kulit hitam ini juga memiliki keberanian luar biasa dalam menghadapi tantangan berat yang harus dihadapi. Jack Welch adalah pemimpin berkarakter karena memiliki kemampuan dalam mengambil keputusan-keputusan berat dan pelik. Sementara Steve Jobs memiliki kepemimpinan yang unik karena ide-idenya yang inovatif dan kemampuannya melihat tren masa depan.

Sebaliknya Richard Nixon gagal menjadi pemimpin yang baik karena tidak memiliki kejujuran pada rakyatnya yang berakibat dia dilengserkan dari kursi kepresidenan. Para pemimpin lembaga-lembaga keuangan bergengsi seperti AIG, Lehman Brothers, juga Enron, Worldcom gagal mengemban tanggung-jawab kepemimpinan karena tamak dan hanya mementingkan diri sendiri tanpa peduli kepentingan lingkungan di sekitarnya.

Seorang pakar yang menyebutkan "character is values in action". Artinya, karakter adalah nilai-nilai yang mewujud dalam bentuk tindakan-tindakan riil sehari-hari. Intinya, ungkapan ini ingin menegaskan bahwa karakter terbentuk hanya jika nilai-nilai yang diyakini si pemimpin "bermuara" pada tindakan-tindakan, tak cukup hanya sampai di pola pikir atau ucapan-ucapan. Dalam kurun waktu yang panjang tindakan-tindakan itu membentuk kebiasaan yang kemudian menjadi ciri khas dan keunikan seorang pemimpin.

Pemimpin berkarakter selalu punya identitas kuat dan mulia. Bahkan kata "character" berasal dari bahasa Yunani yang makna lugas "enduring, lasting, atau indelible mark."Kata kuncinya adalah "mark" atau ciri. Karena itu karakter bisa juga diartikan sebagai ciri-ciri khusus yang membedakan seseorang dengan orang lain. Nilai-nilai, pikiran, ucapan, dan tindakan seorang pemimpin akhirnya akan membentuk ciri dan identitasnya di mata para followers.

Dimensi penting lain dari karakter kepemimpinan adalah konsistensi. Lawrence Pervin, seorang psikolog mendefinisikan karakter sebagai: "a disposition to express behavior in consistent patterns of functions across a range of situations." Karakter dicerminkan oleh perilaku dan tindakan konsisten yang dilakukan seseorang tak peduli situasi seperti apa yang ia hadapi. Dalam situasi apapun, baik maupun buruk, pemimpin berkarakter akan selalu mempraktekkan nilai-nilai yang ia yakini.

Pemimpin berkarakter tak mengenal yang namanya aji mumpung. Ketika ia menempati posisi jabatan yang basah bukan berarti kemudian ia bisa melakukan korupsi seenaknya. Ketika nilai-nilai kejujuran dan etika ia pegang, maka tak peduli bagaimana posisinya, basah maupun kering, ia tak akan melakukan korupsi. William Penn, filsuf dan pendiri Negara Bagian Pennsylvania, menggambarkan dengan sangat pas konsistensi ini dengan ungkapan: "What is wrong is wrong, even if everyone is doing it. Right is still right, even if no one else is doing it."

Namanya konsistensi, maka kita tak akan bisa mengidentifikasi karakter seorang pemimpin dengan hanya sekali saja mendengar ucapannya, sekali saja memahami pikiran, atau sekali saja melihat tindakannya. Karakter pemimpin baru bisa dikenali setelah kita merasakan kepemimpinannya ratusan bahkan ribuan kali dalam kurun waktu yang panjang. Mungkin seseorang pemimpin bisa menyembunyikan karakternya dalam waktu seminggu atau sebulan di awal kepemimpinannya, namun pada akhirnya karakter itu akan gamblang di mata anak buahnya setelah ia memimpin setahun, tiga tahun, atau lima tahun.

Karakter pemimpin tercermin dari akumulasi ucapan, pikiran, dan tindakan yang akan konsisten polanya dalam kurun waktu panjang. Di awal kepemimpinan Anda bisa mengatakan bahwa Anda adalah pemimpin yang egaliter, demokratis, dan selalu mendengar aspirasi dari anak buah. Namun dari interaksi dengan anak buah (di rapat-rapat, dalam pidato-pidato, dari praktek kepemimpinan yang dijalankan) ujung-ujungnya akan ketahuan "potret" Anda yang sesungguhnya, apakah betul demokratis atau justru sebaliknya.

Potret itu adalah karakter Anda sebagai pemimpin. Potret itu jujur, tidak bisa bohong, tidak bisa mengelabuhi, tak bisa dipalsukan.
___________________________
Yuswohady
Pengamat Bisnis dan Pemasaran
Blog: www.yuswohady.com
Twitter: @yuswohady


Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More